Langsung ke konten utama

MATERI DAN PREDIKSI SOAL UJIAN LISAN FISIKA KELAS X-12-BAGIAN 1/2

 

MATERI : GERAK LURUS DAN GLB


Apa itu Gerak Lurus?

                Bayangkan kamu sedang pergi ke sekolah dengan mengendarai sepeda motor. Saat jalanan lurus dan kamu terus bergerak tanpa berbelok, maka sebenarnya kamu sedang melakukan eksperimen sederhana fisika yakni gerak lurus .

 

Ketika semua benda itu bergerak melalui lintasan yang lurus , gerakan seperti itulah yang disebut gerak lurus .

 

Gerak lurus adalah gerak suatu benda yang lintasannya berbentuk garis lurus .

Karena dia bergerak, maka dapat dipahami bahwa: benda berpindah tempat, dan arah geraknya tetap pada satu jalur lurus.

Sebuah benda dikatakan bergerak jika kedudukannya berubah terhadap titik acuan . Misalkan, pukul 07.00 kamu berada di sekolah, sedangkan pada pukul 06.25, kamu masih dirumah. Disini kita mengetahui bahwa kamu berpindah, dari yang awalnya di rumah, pada pukul 07.00, kamu telah berada di sekolah. Yang menjadi acuannya adalah rumah kamu. Jadi, gerak selalu dibandingkan dengan acuan .


Soal Pertama : Apakah orang yang duduk di dalam mobil yang berjalan termasuk bergerak?


Berdasarkan kecepatannya, Gerak lurus terbagi atas dua, yakni Gerak Lurus Beraturan (GLB) dan Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)

 

1.        Gerak Lurus Beraturan (GLB)

Saya yakin  kalian pernah naik motor di jalan yang sepi dan lurus.

Sekarang bayangkan kalian mengendarai motor dengan kecepatan yang sama terus-menerus. Jarum speedometer menunjukkan angka 40 km/jam dan tidak berubah selama beberapa menit.

Artinya:

  • setiap detik menempuh motor jarak yang sama,
  • motor tidak semakin cepat,
  • dan juga tidak boleh.

Gerakan seperti inilah yang disebut Gerak Lurus Beraturan (GLB).

 

Gerak Lurus Beraturan adalah Gerak benda pada lintasan lurus dengan kecepatan tetap. Di sini disebut “ beraturan” yang berarti benda bergerak secara teratur.

:

  • pada detik pertama menempuh jarak 5 meter,
  • detik kedua juga 5 meter,
  • detik ketiga juga 5 meter.

Jadi, setiap selang waktu yang sama, jarak yang ditempuh juga sama.

 

Dari penjelasan diatas, dapat kita simpulkan bahwa Gerak lurus beraturan memiliki ciri khas yaitu Pertama : Lintasannya berupa garis lurus (benda bergerak pada satu arah lurus), Kedua: Kecepatannya tetap (kecepatannya tidak berubah selama tikungan aitu bergerak, jika kecepatannya berubah, maka itu bukan GLB lagi), Ketiga: Tidak memiliki percepatan (karena kecepatannya tetap, maka percepatannya bernilai nol) dan ciri khas yang Keempat adalah Jarak berbanding lurus dengan waktu (artinya, semakin lama benda bergerak maka semakin jauh jaraknya)

 

Contoh:

  • 1 detik → 5 meter
  • 2 detik → 10 meter
  • 3 detik → 15 meter

Jadi:

  • waktu bertambah,
  • jarak juga bertambah secara teratur.

 

Rumus Gerak Lurus Beraturan

Hubungan kecepatan, jarak, dan waktu:

Keterangan:

  • = kecepatan (m/s)
  • = jarak (m)
  • = waktu (detik)

 

Dari rumusan diatas, dipahami bahwa

Jika suatu benda bergerak cepat: dalam waktu singkat bisa menempuh jarak jauh.

Jika bergeraknya lambat: perlu waktu lebih lama.

 

Contoh Kehidupan Sehari-hari

Contoh 1

Sebuah mobil bergerak lurus dengan kecepatan tetap 60 km/jam.

Artinya:

  • setiap 1 jam mobil menempuh jarak 60 km,
  • setiap jam berikutnya tetap 60 km.
  • sehingga jika ia bergerak selama 2 jam, maka jarak yang ditempuh adalah 120 km

 

Contoh 2

Kereta berjalan dengan kecepatan tetap 20 m/s.

Berarti:

  • dalam 1 detik menempuh 20 meter,
  • dalam 2 detik menempuh 40 meter,
  • dalam 5 detik menempuh 100 meter.


Soal Kedua : Sebuah mobil melaju di jalan lurus dengan kecepatan tetap 72 km/jam selama          30 menit. Di tengah perjalanan, pengemudi melihat jalan mulai ramai sehingga harus sering           mengurangi dan menambah kecepatan.

Pertanyaan:

1. Pada bagian mana mobil mengalami GLB?

2. Mengapa mobil tidak lagi mengalami GLB setelah jalan ramai?

3. Jika selama 30 menit pertama mobil bergerak GLB, berapa jarak yang                   ditempuh mobil?


Komentar

Postingan populer dari blog ini

SOAL-SOAL PREDIKSI UJIAN LISAN MEI-JUNI 2026, MATERI : PENERAPAN HUKUM NEWTON DAN MOMENTUM DAN IMPULS

  MATERI : PENERAPAN HUKUM NEWTON  1.   Seorang anak berada di dalam lift yang bergerak ke atas dengan kecepatan 4 m/s . Jika massa anak 40 kg dan percepatan gravitasi 10 m/s 2 maka gaya normal (N) yang bekerja pada anak tersebut adalah …. 1   Benda yang massanya 1 kg berada pada bidang miring licin 30 0 jika akselerasi gravitasi 10 m/s 2 , percepatan benda tersebut adalah …. 1. Sistem dua balok, x dan y yang masing-masing bermassa m dan 2m dipercepat sepanjang bidang datar licin oleh gaya F yang bekerja pada balok x seperti pada gambar. perpaduan resultan gaya aksi rekasi antara balok x dan y ?            1. Jika koefisien gesek kinetik antara balok A dengan meja 0,1 dan percepatan gravitasi 10 m/s 2 , gaya yang harus dikerjakan pada A agar sistem bergerak ke kiri dengan percepatan 2 m/s 2 adalah …. N        MATERI : MOMENTUM DAN IMPULS  1. Benda bermassa 10 kg berge...

SOAL-SOAL PREDIKSI UJIAN LISAN MEI-JUNI 2026, MATERI HUKUM ARCHIMEDES

  MATERI : HUKUM ARCHIMEDES Awal Mula Hukum Archimedes Hukum Archimedes berawal dari sebuah kisah terkenal di zaman Yunani Kuno yang melibatkan ilmuwan bernama Archimedes sekitar tahun 250 SM di kota Syracuse . Kisah Mahkota Raja Raja Hiero II memerintahkan seorang pengrajin membuat mahkota emas. Namun sang raja curiga bahwa pengrajin tersebut mencampurkan perak ke dalam emas mahkota. Raja kemudian meminta Archimedes mencari cara untuk membuktikan apakah mahkota itu emas murni atau telah tercampur perak seperti dugaannya tanpa merusaknya. Penemuaan Saat Mandi Berhari-hari, berbulan-bulan Archimedes memikirkan cara bagaimana membuktikan dan menemukan jawaban permintaan Raja Hiero II.  Hingga suatu hari, Archimedes masuk ke dalam bak mandi yang penuh air. Ia memperhatikan bahwa saat tubuhnya masuk ke udara, sebagian udara meluap keluar. Dari pengamatan itu, ia menyadari: benda yang dicelupkan ke dalam air akan mengeluarkan sejumlah udara, dan benda tersebut mengalami ga...

Penerapan gaya Lorentz dalam Teknologi

Gaya Lorentz dimanfaatkan pada galvanometer, motor listrik, relay, dan kereta maglev. 1.       Galvanometer Galvanometer berperan sebagai komponen dasar pada beberapa alat ukur, antara lain amperemeter, voltmeter, serta ohmeter. Alat ini digunakan untuk mendeteksi dan mengukur arus listrik lemah. Galvanometer berupa kumparan bergerak, terdiri atas sebuah kumparan dari kawat tembaga dan dapat berputar pada sumbunya yang mengelilingi sebuah inti besi lunak tetap yang berada di antara kutub-kutub suatu magnet permanen. Interaksi antara medan magnet permanen dengan sisi-sisi kumparan akan dihasilkan bila arus mengalir melaluinya, sehingga akan mengakibatkan torsi pada kumparan. Kumparan bergerak memiliki tongkat penunjuk atau cermin yang membelokkan berkas cahaya ketika bergerak; tingkat pembelokan tersebut merupakan ukuran kekuatan arus. Dewasa ini, peralatan elektronik digital semakin banyak digunakan menggantikan jenis kumparan bergerak. ...